Puskesmas Penfui Kupang

Informasi Kesehatan

PENGERTIAN HIV DAN AIDS Featured

Ditulis Oleh | Jumat, 05 November 2021 13:20
Beri Rating
(4 votes)
PENGERTIAN HIV DAN AIDS

HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (acquired immunodeficiency syndrome). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

Penularan HIV terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh penderita, seperti darah, sperma, cairan vagina, cairan anus, serta ASI. Perlu diketahui, HIV tidak menular melalui udara, air, keringat, air mata, air liur, gigitan nyamuk, atau sentuhan fisik.

HIV adalah penyakit seumur hidup. Dengan kata lain, virus HIV akan menetap di dalam tubuh penderita seumur hidupnya. Meski belum ada metode pengobatan untuk mengatasi HIV, tetapi ada obat yang bisa memperlambat perkembangan penyakit ini dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita.

Gejala HIV dan AIDS

Kebanyakan penderita mengalami flu ringan pada 2–6 minggu setelah terinfeksi HIV. Flu bisa disertai dengan gejala lain dan dapat bertahan selama 1–2 minggu. Setelah flu membaik, gejala lain mungkin tidak akan terlihat selama bertahun-tahun meski virus HIV terus merusak kekebalan tubuh penderitanya, sampai HIV berkembang ke stadium lanjut menjadi AIDS.

Pada kebanyakan kasus, seseorang baru mengetahui bahwa dirinya terserang HIV setelah memeriksakan diri ke dokter akibat terkena penyakit parah yang disebabkan oleh melemahnya daya tahan tubuh. Penyakit parah yang dimaksud antara lain diare kronis, pneumonia, atau toksoplasmosis otak.

Penyebab dan Faktor Risiko HIV dan AIDS

Penyakit HIV disebabkan oleh human immunodeficiency virus atau HIV, sesuai dengan nama penyakitnya. Bila tidak diobati, HIV dapat makin memburuk dan berkembang menjadi AIDS.

Penularan HIV dapat terjadi melalui hubungan seks vaginal atau anal, penggunaan jarum suntik, dan transfusi darah. Meskipun jarang, HIV juga dapat menular dari ibu ke anak selama masa kehamilan, melahirkan, dan menyusui.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan adalah sebagai berikut:

  • Berhubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan dan tanpa menggunakan pengaman
  • Menggunakan jarum suntik bersama-sama
  • Melakukan pekerjaan yang melibatkan kontak dengan cairan tubuh manusia tanpa menggunakan alat pengaman diri yang cukup

Lakukan konsultasi ke dokter bila Anda menduga telah terpapar HIV melalui cara-cara di atas, terutama jika mengalami gejala flu dalam kurun waktu 2–6 minggu setelahnya.

Pengobatan HIV dan AIDS

Penderita yang telah terdiagnosis HIV harus segera mendapatkan pengobatan berupa terapi antiretroviral (ARV). ARV bekerja mencegah virus HIV bertambah banyak sehingga tidak menyerang sistem kekebalan tubuh.

Pencegahan HIV dan AIDS

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari dan meminimalkan penularan HIV:

  • Tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah
  • Tidak berganti-ganti pasangan seksual
  • Menggunakan kondom saat berhubungan seksual
  • Menghindari penggunaan narkoba, terutama jenis suntik
  • Mendapatkan informasi yang benar terkait HIV, cara penularan, pencegahan, dan pengobatannya, terutama bagi anak

sumber : alodokter.com

 

 

 

Dibaca 1656 Kali Terakhir Diperbaharui Jumat, 15 Juli 2022 03:56
Oktalina V Purba

Pengelola Website Resmi UPTD. Puskesmas Penfui_Pranata Lab.Kes

puskpnf.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

PUSKESMAS PENFUI SALURKAN 5000 KELAMBU BAGI MASYARAKAT

PUSKESMAS PENFUI SALURKAN 5000 KELAMBU BAGI MASYARAKAT

Pembagian kelambu Puskesmas Penfui sebanyak 5.000 kelambu bantuan Read More
SERENTAK HARI INI PEMBERIAN IMUNISASI MR

SERENTAK HARI INI PEMBERIAN IMUNISASI MR

Kampanye Imunisasi MR (Measles/Campak & Rubella/Campak Jerman) mulai Read More
APAKAH BAHAYA CAMPAK JERMAN PADA KEHAMILAN?

APAKAH BAHAYA CAMPAK JERMAN PADA KEHAMILAN?

Setiap tahun dilaporkan lebih dari 11.000 kasus diduga Read More
Persalinan dengan Sesar atau Normal?

Persalinan dengan Sesar atau Normal?

Istilah kedokteran untuk 2 cara melahirkan yang umum Read More
Hebohnya pendataan keluarga sehat di Naimata

Hebohnya pendataan keluarga sehat di Naimata

Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari Read More
Puskesmas Penfui Beri Tablet Tambah Darah Kepada Para Siswi SMP Angkasa

Puskesmas Penfui Beri Tablet Tambah Darah Kepada Para Siswi SMP Angkasa

Tenaga kesehatan Puskesmas Penfui memberikan dan membagi-bagikan Tablet Read More
KENALI CARA PENCEGAHAN BATU EMPEDU

KENALI CARA PENCEGAHAN BATU EMPEDU

Salah satu pemicu terjadinya batu empedu adalah karena Read More
Refreshing Tenaga Puskesmas Penfui

Refreshing Tenaga Puskesmas Penfui

Puskesmas Penfui punya cara sendiri untuk membangun kebersamaan Read More
  • 1